Seri lanjutan
IdeaPad S10 ini adalah produk PC tablet multi-touch pertama besutan
Lenovo. Dengan harga sekitar Rp 5,5 juta dan prosesor terbaru Intel Atom
N470, Lenovo seolah ingin menarik pangsa pasar dengan tabletnya ini.
Pengguna dapat merasakan sensasi layar sentuh dalam sebuah netbook
berlayar putar 180 derajat. Satu hal yang disayangkan, baterai S10-3t
hanya sebesar 4 sel. Ditambah lagi fitur layar sentuhnya yang memakan
banyak daya.
Kita lihat apakah dengan kelebihan yang
ditawarkannya, S10-3t bisa menjadi pilihan alternatif iPad? atau justru
menjadi netbook mahal berlayar sentuh.
Desain: Glossy dan Ringan, Sayang Keyboard Mudah Kotor
Untuk sebuah netbook layar sentuh, S10-3t termasuk produk yang ringan.
Pasalnya, dengan bobot 1,27 kg, produk ini sangat nyaman untuk
dijinjing. Dengan motif cosmic night yang berbahan glossy, S10-3t nampak
anggun saat dibuka, ditutup atau diputar menjadi tablet.
Sayang bahan plastik berwarna putih yang ada di body keyboard justru membuatnya cepat kotor. Dalam benak
detikINET
ada suatu pertanyaan. Mengapa Lenovo tak mengusung desain glossy di
seluruh permukaan dan cover produki ini? Bukankah hal ini lebih membuat
produk ini nampak eksklusif?
Saat dijajal dengan ukuran layar
sebesar 10,1 inchi, S10-3t sudah cukup lega untuk kegiatan office dan
browsing layaknya sebuah netbook. Untuk urusan port, S10-3t dilengkapi
dengan: 2 buah port USB, 1 port VGA, 1 port LAN, dan 2 jack audio yang
terbagi di sisi kanan dan kiri body.
Saat digunakan untuk
mengetik, keyboard S10-3t rasanya masih sama seperti versi terdahulu.
Satu hal yang sedikit berbeda adalah touchpadnya. S10-3t tampil dengan
desain touchpad bertekstur sedikit kasar. Selain itu tombol klik kanan
dan kiri kini menyatu dengan touchpad. Alhasil desain body keyboard
bagian bawah menjadi lebih rapi.
Netbook Bisa, Tablet Pun Bisa
Bukan tablet namanya bila tak bisa diajak berinteraksi dengan sentuhan
jari. Begitu juga dengan IdeaPad S10-3t ini. Saat layar dibuka, generasi
terbaru dari S10 ini siap digunakan layaknya sebuah netbook. Jika
bosan, pengguna bisa memutar layarnya sebesar 180 derajat, membaliknya
dan menjadikannya sebuah tablet, yang siap 'disentuh-sentuh'.
Desain yang diusung modus tablet S10-3t ini tergolong tidak simple,
dengan lima tombol panel di sekitar monitor. Di sisi kanan ada tombol
power dan pengunci. Sementara di sisi kiri ada tombol mute, pengubah
ukuran layar menjadi vertikal atau horizontal, serta shortcut untuk
portal Lenovo Natural Touch.
Satu hal yang menarik di sini yaitu
adanya beberapa tools bawaan Lenovo, yang membuat fitur layar sentuh
menjadi lebih asyik seperti:
1. Lenovo Natural Touch
Layaknya portal layar sentuh Acer bernama 'Touch Portal', Lenovo
Natural Touch memiliki tampilan unik yang bisa digeser-geser untuk masuk
ke suatu aplikasi. Jika dibandingkan dengan portal milik Acer, Natural
Touch terasa lebih 'berat'. Namun secara keseluruhan desainnya lebih
menarik.
2. Bump Top
Tampilan variasi
desktop ini, mengubah shortcut yang ada di desktop menjadi balok-balok
yang bisa ditempel pada sebuah kotak buatan Lenovo. Sebenarnya fungsinya
tidak terlalu berguna, hanya berupa variasi tampilan 'kosmetik' Windows
7 semata.
3. Lenovo VeriTouch
Satu
lagi aplikasi yang kurang berguna namun menarik. Seperti namanya,
VeriTouch berfungsi merestart, men-shut down, atu melakukan log-off
dengan simbol-sombol tertentu yang ditorehkan ke layar, menggunakan
verifikasi jari. Sayangnya, pengguna harus masuk aplikasi ini terlebih
dahulu, tidak bisa langsung dijalankan. Sangat membuang waktu.
Secara umum, performa layar sentuh S10-3t ini sangat responsif.
Sayangnya jika pengguna masuk ke portal layar sentuh Natural Touch,
entah mengapa responnya menjadi lamban. Mungkin source yang dibutuhkan
untuk menjalankan portal ini memang berat, mengingat memori RAM netbook
ini hanya 1GB.
Ada sebuah aplikasi lagi yang menarik. Namanya
adalah Lenovo DirectShare. Fitur ini berguna untuk mensinkronisasi file
antar produk Lenovo yang juga memiliki teknologi DirectShare. Sayang
fitur ini tak bisa digunakan pada produk-produk lama Lenovo.
Performa Cukup Responsif
Pada dasarnya, Lenovo IdeaPad S10-3t adalah sebuah netbook tablet layar
sentuh yang ditujukan bagi pengguna kantoran dan dosen. Dilihat dari
fungsinya, produk ini dapat melewati tes yang diberikan
detikINET sesuai porsinya, kecuali untuk portal Natural Touch.
Untuk urusan film HD kompresi seperti YouTube, laptop ini dapat
menjalankannya secara mulus dan lancar. Namun tidak tentunya untuk
resolusi full HD. Hasil uji yang dilakukan
detikINET, laptop ini mampu menjalankan streaming video full HD pada YouTube, dan 'keok' saat dijejali Film Transformer II full HD.
Urusan audio jangan ditanya. Suara yang keluar dari speaker terasa
sangat 'cempreng' dan tidak enak didengar. Bahkan suara seperti
terkurung dengan dominasi treble yang nyaring.
Netbook layar sentuh ini memiliki resolusi maksimal 1024 x 600. Saat dijajal
detikINET
untuk browsing, mengetik dengan Microsoft Office, sembari mendengarkan
file .mp3, netbook ini berjalan cukup lancar walau hanya berbekal memori
RAM 1GB.
Bagian body laptop ini pun tak terasa overheat saat
dijejali tes-tes tersebut selama sekitar 3 jam. Nampaknya Lenovo IdeaPad
S10-3t memang memiliki sirkulasi udara yang cukup baik.
Untuk
masalah ketahanan baterai, laptop ini sanggup bertahan sekitar 3 jam,
saat digunakan untuk browsing dengn Wi-Fi. Standar lah, untuk ukuran
netbook dengan baterai 4-cell. Sementara untuk waktu pengisian
membutuhkan waktu hampir 2 jam.
Kesimpulan:
Dengan desain layar putarnya, netbook ini dirasa sangat cocok menjadi
kawan setia pekerja kantoran yang gemar melakukan presentasi. Selain
itu, kalangan dosen atau pembicara publik juga pas untuk menenteng PC
tablet berdesain glossy ini.
Dengan otak versi terbaru Intel
Atom serta memori RAM 1GB, Ideapad S10-3t sudah cukup jika digunakan
untuk kebutuhan office sehari-hari. Saat ingin mengetik dokumen,
fungsikanlah produk ini sebagai netbook. Saat ingin presentasi, ubahlah
menjadi tablet PC yang ringan dijinjing.
Sayang untuk urusan
suara, produk ini sedikit mengecewakan. Ditambah baterai bawaan yang
hanya 4-cell, netbook ini hanya sanggup bertahan sekitar 3 jam. Dengan
kisaran harga Rp. 5,5 juta, IdeaPad S10-3t bisa menjadi pilihan
altenatif bagi pengguna yang mencari gadget layar sentuh multifungsi.
Kelebihan:
+ Netbook sentuh berlayar putar
+ Desain menarik
Kekurangan:
- Baterai hanya 4 cell
- Portal layar sentuh kurang responsif
Spesifikasi Umum:
- CPU: Intel Atom N450 (1,66 Ghz)
- OS: Windows 7 Starter Edition (32-bit)
- Display: 10,1 inchi (1024x600)
- Memori RAM: 1GB (up to 2 GB)
- Baterai: 4-cell
- Berat: 1,27 kg
- I/O: 2 USB, 2 jack audio, LAN, VGA
- Storage: 160 GB
- Harga: Rp 5,5 juta
(fw/faw)
Sumber : http://inet.detik.com/read/2010/03/09/164320/1314686/406/lenovo-ideapad-s10-3t- netbook-sentuh-berlayar-putar
By : Siti Khoirun Nisa'